SORONG, YOBO.NEWS.BLOG – Mahasiswa Sorong dikeluarkan dari kontrakan karena Pemda Paniai belum dibayarkan kontrakan, pada hari Rabu tanggal 05 Oktober tahun 2022 kemarin. Yulian Gobai Mahasiswa Sorong mengatakan, kami di keluarkan dari kontrakan dikarenakan masa kontrak habis sehingga hari ini kami terlantar di jalan.

Namun dengan lantaran ini pemda Paniai Tolong lihat aset aset Paniai ini, menurut lantara Mahasisws, jangan kami jadi anak jalanan tapi beri kami ruang untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak bagi mahasiswa-siswi asal Paniai, hal ini dikatakan Yulian Gobai Kepada Wartawan, hari Kamis (06/10/2022).

Disela itu prinsip mereka, tidak apa-apa untuk berhenti sejenak untuk menenangkan diri, tetapi jangan lupa untuk kembali melangkah. Hidup harus terus berjalan dan terus berjuang.

Lanjut, “Meski kegagalan dapat membuatmu jatuh dalam putus asa, kamu harus bangkit lagi, tentang kehidupan mengajarkan bahwa dalam perjalanan kehidupan banyak tantangan dan cobaan, namun banyak juga kisah inspiratif serta motivasi yang bisa diperoleh”, pintanya.

Kami dari mahasiswa/wi asal dari kabupaten Paniai saat ini sangat membutuhkan mempasilitasikan angaran yang saat ini pemerintah sedang berbincang tentang setiap program yang ada, melalui dinas terkait sesuai dengan kebutuhan mahasiswa/wi asal dari Paniai yang ada lebih khusus kota studi sorong raya mohon eksekusi lebih cecepatnya.

“Gobai mengatakan, Kami memohon kepada pemerintah kabupaten Paniai bahwa kami adalah aset kabupaten Paniai masa masa yang akan datang, maka dengan demikian mohon mentorelansikan kepada kami mahasiswa/mahasiswi kota studi sorong raya papua barat”, ungkapnya.

Saat ini banyak mahasiswa/wi asal dari kabupaten Paniai terlantarkan, karena masa waktu kontrak habis, pada saat ini kami seperti tidak punya induk ayah dari pemerintahan sehingga kami berharap mohon memperhatikan kami mahasiswa/wi dari kabupaten Paniai ini.

Penulis : Boas Yogi