
AUSTRALIA, YOBONEWS – Saya bisa seperti ini hari ini dalam memandang West Papua berkat fondasi berpikir yang diberikan oleh Bapa Filep Karma. Hal ini dikatakan Veronica Koman, ia menyampaikan Saya Bisa Seperti Ini Berkat Fondasi Filep karma, Selamat Jalan FK
Saya pertama kali bertemu Bapa ketika mengunjunginya di penjara. Lalu kami biasanya menghabiskan banyak waktu bersama ketika beliau ke Jakarta. Saya sering jadi supirnya.
Bapa Filep merupakan pemimpin Papua yang paling rendah hati yang saya kenal. Pemimpin terbaik adalah pemimpin yang tidak mencari-cari kekuasaan dan hormat, namun status tersebut datang sendiri padanya. Itulah Bapa Filep.
Bapa Filep merupakan wajah dari gerakan damai untuk pembebasan Papua. Ia kerap mengkampanyekan bencilah sistem kolonial Indonesia tapi bukan rakyatnya. Ini luar biasa. Perjuangan kemerdekaan Bapa dilandasi kasih sayang dan perdamaian.
Di Jakarta, Bapa Filep banyak bertemu dengan aktivis Indonesia. Dengan sabar tapi tegas, Bapa mendidik mereka soal Papua. Ada satu teman kantor saya dulu yang mengenakan ikat kepala Bintang Kejora di kantor selama seminggu seusai satu pertemuan dengan Bapa.
Bapa merupakan tokoh Papua paling populer di kalangan orang Indonesia. Meski tak setuju dengan Papua Merdeka, tapi banyak yang tetap segan dengan Bapa. Begitu banyak hidup orang yang telah disentuh olehnya.
Bapa Filep Karma bukan hanya milik keluarga dan Bangsa West Papua, tapi milik dunia, karena Bapa merupakan tokoh kaliber dunia.
Saya belum kesampaian untuk main ke rumah Bapa di Biak yang sangat indah itu, tapi biar sudah. Masih sakit rasanya, tapi selamat jalan, Bapa. Selamanya akan kuingat dirimu.
Penulis : Veronica Koman
