
Salah memahami warna bendera bagi Oran meninggal, Saudara Apalagi bagi Bapa Filep Karma. Selamat Jalan Bapak Bangsa West Papua Filep Karma, semoga tenang disana bersama Bapak Pencipta alam Papua dan Manusia Papua, kepergiannya ini walaupun jalanya kami rakyat Papua tidak tahu tapi semua Tuhan sudah tahu.
Sebelum nya turut berduka cita pada keluarga yang ditinggal juga kepada pahlawan kita Almarhum Tuan Filep karma semoga beliau damai di sorga. Namun Saudara hal di bawah ini apa Benar? Yang melekat pada segala kedagingan adalah dosa dan pengampunan, dan warna tersebut sesuai kesaksian (Yesaya 1:18) adalah sbb :
“Marilah, baiklah kita berperkara firman TUHAN–Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”
Kita sudah baca dan kita sudah mendengar; kalau harus jujur warna tersebut adalah Mera dan Putih itulah yang tepat, maaf sodara memang membuat kita bingung & entah mengapa kita tidak bisa menghilangkan egoisme kita sekalipun itu firman, tapi begitulah kebenaran nya.
Shalom
Hukum yang terutama dalam kehidupan adalah, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu” (Markus 12:30).
Karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. (Filipi 2:2-3:)
Jangan mencari kepentingan sendiri dan atau pujian yang sia-sia, shalom-Imanuel.
