PANIAI, YOBO.NEWS.BLOG – Kejadian Pembakaran yang terjadi Distrik Kebo Kabupaten Paniai pada tanggal, 29 September 2022 tepat jam 11.00 Wib. Saat itu pembagian dana Desa dan Dana bantuan sosial pihak kelompok gabungan TPNPB Paniai minta uang kepada kepala Distrik dan kepala desa setempat di kebo.

Kejadian tersebut pihaknya sudah kasih bagian untuk diamankan situasi, tapi anggota atau pasukan lainnya belum dapat akhirnya dengan itu membuat emosi yang tidak tahan melampiaskan terjadi pembakaran aset Pemerintah Kabupaten Paniai.

Sekali-kali jangan pihak gabungan TPNPB dengan adanya mengalihkan isu Papua merdeka untuk kepentingan dan mengorbankan banyak orang dengan isu ideologi Papua merdeka, pihak menyampaikan kepada seluruh rakyat masyarakat kebo bahwa, kepentingan seseorang membuat konflik daerah sehingga perlu adanya menjaga dengan aman.

Diselanya itu menurut Akulian Gobai kepada Media ini, jangan risau terjadi untuk manfaat merugikan warga sipil, sebab benda mati jangan di bayar dengan nyawa manusia, semua pihak perlu menahan diri dan jaga daerah masing-masing di wilayah”, ujarnya.

Selain itu salah satu PNS yang bertugas pegawai Distrik kebo pergi memberikan laporan kepada pihak berwajib kepolisian yang terjadi kejadian pembakaran kantor Distrik kebo, setelah laporan kembali ke kebo ternyata kelompok gabungan TPNPB paniai dengan emosi mengalikan isu Papua merdeka dan mengibarkan bendera bintang kejora.

Kelompok gabungan TPNPB Paniai dengan menyampaikan dengan pernyataan sikap bahwa TPNPB Paniai siap mau bakar Distrik maupun kantor Desa, kami siap bakar ini viral video yang menyatakan pihak bertanggungjawab dipimpin jenderal TPNPB gabungan Matias Gobai katanya.

“Seluruh Militer perlu wajib mematuhi hukum humaniter Hak asasi manusia bahwa jangan ganggu tempat publik itu adalah salah satu pelanggaran HAM berat terjadi yang melampaui batas hukum humaniter konvensi Jenewa PBB, perlu sadar dan mematuhi hukum humaniter yang jelas”, Jelasnya.

Penulis : Admin