OPINI PUBLIK : Aleks Giyai

Selama sebulan (September) yang berlalu ini tra pernah baca buku satupun. Biasanya sesuai jadwal sebulan harus satu buku di baca tanpa di resensi. Hal itu sudah menjadi kebiasaan bagi Saya dari tahun ke tahun. Makanya, hampir setahun biasanya habiskan 500-1.000 untuk membelanjakan buku-buku kalo ada berkat yang di dapatkan.

Saya tidak membaca buku karena dengan alasan tertentu. Alasan itu saya pertanyakan pada diri saya sendiri mengenai buku yang di tulis oleh orang Papua dengan penjualan harga buku yang sangat mahal. Mengapa buku harus di jual mahal dan mengapa buku yang di cetak orang Papua, kita tidak pernah donasikan untuk taman baca buku yang di buka pada beberapa daerah di Papua..?

Sebulan hanya berpikir tentang pertanyaan di atas ini di antara kegiatan rutinitas selama bulan yang berlalu. Sebagai seorang yang sering mencetak buku, saya sangat menyadari bahwa memang sebagian penulis sangat resah dalam mencari uang untuk biaya cetak buku dan sebagiannya muda saja. Bukan kesusahan dalam finansial menjadi tolak ukur dalam penjualan buku yang sangat mahal juga to.

Siapa suruh jadi orang Papua adalah ajaran bahkan ajakan moral untuk semua orang Papua. Ajakan dan ajaran moral ini menjadi tanggung jawab setiap individu masing-masing orang Papua untuk mengerjakan apa yang ada padanya bagi tanah air dan terutama untuk manusia di sekitarnya.

Sebagai tanggung jawab moral, saya mau mengajak kepada semua penulis buku orang asli Papua harus menyadari bahwa jika cetak buku bisa sisihkan sebagian di donasikan untuk taman bacaan masyarakat yang di buka seluruh tanah air dan sebagainya kalian bisa menjual. Jika menjual juga dengan harga yang murah supaya ini sebagai ajakan kita untuk membudayakan membaca buku.

Tong harus sadar dengan situasi dan kebiasaan masyarakat kita terutama kaum terpelajar yang tak budayakan membaca buku ini. Ini juga menjadi tugas pokok dan tanggung jawab semua penulis buku orang asli Papua untuk membangun dengan mengajak orang di sekitar kita membiasakan baca buku.

Selamat pagi kalian semua